Harga Makanan Di Dusun Bambu

Paket family gathering – Indonesia memang salah satu Negara yang kaya akan budaya dan pariwisatanya, hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa wisata menarik baik di jogja, bandung, bali, Surabaya, maupun beberapa tempat lainnya di Indonesia. Dan para agent pun berlomba-lomba untuk menawarkan berbagai macam paket wisata ataupun paket family gathering yang sering diadakan setiap tahunnya oleh beberapa perusahaan besar di Indonesia.

dusun bambu

dusun bambu

Seperti yang akan kami ulas mengenai salah satu objek wisata terbaru di bandung ini, kami mengulasnya berdasarkan pengalaman pribadi kami selama berada di area lokasi wisata. Kali ini kami ingin membahas dusun bamboo lembang, karena ketika saya bersama teman-teman kantor kesana sangatlah menyenangkan sekali, dalam acara paket family gathering yang diadakan oleh perusahaan kami. Bagaimana pengalaman saya beserta rombongan ayuuk simak saja uraian kami berikut ini.

Paket family gathering dusun bambu lembang

Dusun Bambu. memiliki Interior restaurant yang unik dengan area makan yang berbentuk sangkar burung, sering seliweran di timeline account social media saya dalam setahun terakhir. Penasaran dong saya pengen datang langsung ke sana.

cocomory

cocomory

Sebelum menuju dusun bamboo sebelumnya kami belanja coklat dahulu di cocomory. Setelah puas belanja cokelat di Chocomory, tujuan kami selanjutnya adalah Dusun Bambu. Pas banget jamnya mendekati jam makan siang. Perut pun udah keroncongan. Tanpa pikir panjang, kami langsung meluncur ke Dusun Bambu yang terletak di Jln Kolonel Masturi Lembang ini. Kami yang saat itu mengambil rute Jakarta-Bandung via Puncak memutuskan untuk mengambil jalur pintas ke Lembang dari Padalarang/Cimahi. Soalnya kalo lewat Bandung kota dulu kan malah jadi muter jalannya.

Dengan kesotoyan tingkat tinggi, saya pun memberikan arahan ke adik ipar saya, rute dari arah puncak menuju Lembang. Yah namanya juga saya sotoy yah, gak benar-benar tau, jadi di tengah jalan saya nyerah karena kebingungan. Akhirnya, prinsip ‘in waze we trust’ pun kembali ditegakkan.

Waktu tempuhnya kalo menurut Waze kurang lebih 1 jam. Rutenya? Wuih, dahsyat. Naik turun gunung dan melewati pemukiman warga yang jalannya super sempit. Waze ini memang jagoan cari rute terdekat tapi doi ndak ngasi tau kalo ternyata jalannya rada nge-trail. Trus, Waze juga ternyata gak nge-detect kalo ada jalan yang ditutup karena perbaikan. Alhasil kami sempat mutar-mutar kebingungan cari jalan lain.

Kalo dari arah Bandung Kota, akses ke Dusun Bambu ini gak susah-susah banget kok. Dari Terminal Ledeng bisa lewat Sersan Bajuri atau lewat Lembang.

Kurang lebih sejam kemudian, kami pun sampai di Dusun Bambu. Kesan pertama lihat tempatnya : adem banget! Terlebih saat itu juga lagi mendung. Jadi udaranya memang sejuuuuk banget

Dusun Bambu ini terletak di lahan seluas kurang lebih 15 hektar. Usut punya usut, ternyata pemilik Dusun Bambu ini sama dengan pemilik Kampung Daun, bapak Ronny Lukito. Beliau seorang pengusaha sukses yang juga melahirkan brand besar seperti Exsport, Eiger, dan Bodypack.

kampung daun

kampung daun

Untuk masuk ke dalam kawasan Dusun Bambu ini, kita harus membeli tiket masuk seharga Rp10.000 per orang dan biaya retribusi untuk parkir mobil sebesar Rp15.000 per mobil. Tiket masuk tersebut berlaku untuk anak usia 3 tahun ke atas.

tiket masuk dusun bambu lembang

tiket masuk dusun bambu lembang

Setelah membeli tiket masuk dan membayar retribusi parkir di gerbang utama, kami pun melanjutkan perjalanan. Sekitar 500 meter dari gerbang utama, kami disambut oleh tugu selamat datang yang terbuat dari bambu. Parkir mobil terletak tidak jauh dari sana. Ternyata untuk sampai ke area restaurantnya, kami harus naik shuttle car yang dihias dengan bunga berwarna-warni. Lucu juga. Shuttle car ini selalu standby mengantarkan tamu dari parkiran menuju restaurant.

Suasana alam dan nuansa sundanese sangat kental terasa di areal Dusun Bambu ini. Untuk pilihan restaurant, di sana ada 3 restaurant dengan tema berbeda. Jika mau merasakan makan di saung sunda, ada restaurant Purbasari yang berupa saung-saung di pinggir danau. Lalu ada pula Cafe Burangrang dengan desain interior yang modern. Nah, yang paling famous pastinya restaurant yang bentuknya menyerupai sangkar burung. Namanya Lutung Kasarung. Makan di Lutung Kasarung itulah yang saya incar sejak dari Pekanbaru.

Untungnya kami datang saat weekday, jadi gak perlu pake ngantri untuk makan di sana. Trus bisa milih mau makan di ‘sangkar’ yang mana. Hal yang pasti akan sulit kami lakukan jika kami datang di akhir pekan.

Selain restaurant, Dusun Bambu juga memiliki fasilitas lain. Salah satunya adalah penginapan yang bernama Kampung Layang. Penginapan ini modelnya seperti cottage yang terdiri dari (kalo gak salah) 2 kamar. Saya coba tanya harganya ke receptionist Kampung Layang. Katanya sih kurang lebih 2 juta per cottage. Lumayan terjangkau ya, mengingat 1 cottage bisa diisi 1 keluarga besar.

Anyway, satu hal yang menarik perhatian saya sejak saya browsing info soal Dusun Bambu ini adalah areal campingnya. Jadi, di Dusun Bambu ini ada satu area yang biasa digunakan untuk camping. Namanya Eagle Camp. Kalo baca infonya di web sih, kayaknya tenda juga disediakan oleh pihak Dusun Bambu. Tendanya cakep deh. Saya kebayang itu bakalan seru banget pastinya camping di bawah kaki gunung Burangrang yang udaranya super sejuk. Pengen ah kapan-kapan nyobain.

Oh ya, selain makanan berat yang disajikan di tiga restaurant, di Dusun Bambu juga ada Pasar Khatulistiwa yang menjual beragam jajanan pasar khas orang Sunda. Ada kue pukis, tahu gejrot, dsb. Uniknya, proses jual beli di Pasar Khatulistiwa ini menggunakan voucher. Jadi kita beli vouchernya dulu, trus baru deh voucher itu ditukarkan di kios-kios yang ada dengan jajanan yang mau kita beli.

Setelah puas melihat jajanan di Pasar Khatulistiwa, kami pun langsung menuju ke ‘sangkar burung’ alias Lutung Kasarung. Perut semakin keroncongan. Suasana Lembang yang sejuk membuat kami ingin memesan makanan yang hangat. Beberapa pilihan menu makanannya emang cocok banget disantap di udara yang sejuk itu. Ada sop buntut, soto sulung, soto Bandung, dan yang pastinya ada di restaurant-restaurant di Bandung ya paket nasi timbel.

Kalo saya lihat dari harganya, menurut saya harganya masih sangat affordable. Terlebih untuk tempat makan seperti itu yang biasanya mahil-mahil. Range harga makanan di Dusun Bambu berkisar dari 20-60rb rupiah. Oh ya, kalo kita makan di ‘sangkar burung’ itu, kita juga dikenakan charge sewa tempat sebesar Rp100.000 per jam. Siasat jitu nih buat menghindari tamu yang cuma mau ‘numpang foto di sangkar burung dan pesan minum doang’.

Well, rasa makanannya surprisingly enak. Gak heran sih ya kalo tau pemilik tempat ini sama dengan pemilik Kampung Daun. Makanan di Kampung Daun kan juga enak-enak. Kualitas rasa itu juga terbukti di Dusun Bambu ini. Favorite saya sih Sop Buntutnya. Kuahnya segar banget. Daging buntutnya juga lembuuut banget.

Kalo ditanya saya mau balik lagi ke Dusun Bambu apa ngga, definitely jawabannya “mau bangetttttt”. Selain karena tempatnya yang adem, makanannya yang enak, dan harganya yang affordable, masih banyak sudut Dusun Bambu yang belum saya explore. Belum ngerasain naik sampannya juga karena lagi hujan hehehe. Jadi pokoknya gak akan ragu deh buat ngeiyain kalo ada yang mau ngajakin saya ke sana lagi.

Oh ya, tempat ini juga cocok banget buat paket family gathering kantor. Pas kemarin ke sana, saya lihat ada sebuah perusahaan yang lagi ngadain gathering di sana. Seru ih. Bawa anak-anak juga asik-asik aja, soalnya ada playgroundnya. Pasti anak-anak seneng banget deh diajakin main di situ.

Penasaran bagaimana keindahan dari dusun bambu ini? yuk kita simak video berikut ini, bukan video saya sih… tapi lumayan sebagai pelengkap isi artikel ini supaya temen-temen punya wacana mengenai dusun bambu oleh Official NET News

Nhah bagaimana apakah temen-temen berminat untuk mengunjungi lokasi wisata dusun bamboo lembang ini? Yuk ajak sanak saudara, family, kerabat, teman kantor dan pesan paket family gathering dari kami dijami kepuasannya. Atau ingin jalan-jalan sendiri menuju dusun lembang? langsung saja menuju lokasi melalui jalur seperti di google map berikut.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s